Berlatih Karinding
Ini adalah video saat saya berlatih karinding di Sekar ("Sekolah" Karinding) Komunitas Absurd. Video "kasar" yang nyaris tanpa editan ini saya upload ke YouTube, hinga akhirnya bermuara di posting blog Durang Duraring ini, semata karena memenuhi permintaan salah seorang sahabat blogger--Ibu Gek--yang katanya: "masih tetep gak kebayang", karena memang di post saya sebelumnya--Karinding: Sekilas Tentang Sejarah dan Fenomena Saat Ini--saya tak mencantumkan foto atau gambar karinding.
Saya maklum sekali dengan keluhan sahabat blogger yang satu ini karena memang susah untuk mengimajinasikan suatu pengalaman atau objek yang berlum pernah kita alami. Tapi jikalau saya sebut alat musik ini dengan sebutan "genggong", apakah Ibu Gek yang manis masih tetap "tak terbayang"??? Bila di sana, di Bali, Ibu Gek masih tetap menggeleng-gelengkan kepala seraya pasang muka "ngeblank" (hehehe) berarti ibu harus kembali meng-upgrade wawasan budaya lokalnya. Kok gitu? Ya, karena di Bali, karinding ini memilih nama: genggong. Atau sitilah kontemporernya: harva mulut.
Namun karena saya tipikal orang yang senantiasa "memberi lebih" (heheh) maka saya kasih spesial buat Gek tak hanya gambar saja, melainkan dalam bentuk audio visual, karena ketakutan saya kalau hanya memasang gambarnya saja adalah Gek kembali ngoceh di kotak komentar dengan kata-kata: "duh, masih gak kebayang deh bunyinya..."
Baiklah Gek, kamu minta gubuk, saya kasih istana, wkwkwkwkw....
Tapi maaf sekali pada semua sahabat blogger bila performance saya jelek. Ya, namanya juga pemula.
Selamat menonton; tak perlu applause (heheh)....

